| Introspeksi Kemajuan Berau |
|
|
|
| Ditulis oleh arya | |
| Jumat, 31 Oktober 2008 12:12 | |
Warga Berau merayakan hari jadi kabupaten ke-55 dan kota Tanjung Redeb ke-198 dengan seabrek atraksi hiburan menarik.
LAPANGAN Pemuda di jantung kota Tanjung Redeb seolah berubah menjadi lautan massa. Penuh sesak dengan ribuan massa yang datang dari berbagai penjuru kota dan terkonsentrasi di sini untuk menyaksikan seabrek hiburan yang digeber untuk memarakkan peringatan hari jadi Kabupaten ke-55 dan Kota Tanjung Redeb ke-198. Puncak perayaannya sendiri sedikit beda dari tahun sebelumnya. Tidak digelar persis pada setiap 15 September yang memang ditetapkan sebagai hari jadi. ’Pesta rakyat’ Berau ini diundur sebulan atau persisnya 15 Oktober 2008, karena tanggal 15 September bulan lalu masih dalam bulan suci Ramadhan. Artinya, Panpel menunda puncak acaranya demi menghormati umat yang beribadah puasa. Banyak memang tokoh yang ikut berjasa membangun Berau hadir. Antara lain ada Sekprov Kaltim, H Syaiful Teteng yang datang mewakili Pj Gubernur Tarmizi A Karim. Lantas anggota DPRD Kaltim H Soehartono Soetjipto, pengusaha H Agus Tantomo yang juga mantan anggota DPRD Kaltim, dan dua mantan Bupati Berau, H Masdjuni dan H Arifin Saidi. Kehadiran mereka terasa ikut memaknai peringatan kali ini. Terlebih ’penguasa’ Berau sendiri seperti Bupati H Makmur HAPK, Wakil Bupati H Ahmad Rifai, Ketua DPRD Abdul Rahim yang didampingi istri. Itu pun ditambah kehadiran semua anggota DPRD Berau bersama istri, Kepala Dinas dan Instansi, semua Camat, Lurah dan Kades, termasuk wakil manajemen sejumlah perusahaan seperti PT Berau Coal (BC), PT Kertas Nusantara (KN), dan pelaku usaha lainnya. Sekprov Teteng sendiri agak sukar melampiaskan kegembiraan. Pria kelahiran Muara Lesan, kecamatan Kelay, Berau itu mengaku banyak perubahan yang mewarnai pembangunan daerah ini. Tengoklah misalnya sudah teratasinya krisis listrik, terbukanya isolasi daerah, termasuk meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan lainnya. Makmur dan seluruh undangan memang sempat terkesima menyaksiksikan seabrek atraksi kesenian yang digagas secara kolosal. Tak cuma kesenian tradisional berupa hadrah dan rebana, melainkan juga atraksi Barongsai yang sempat memukau pengunjung. Terlebih di tengah gegap gempitanya tabulan genderang, juga diberikan penghargaan khusus kepada Desa dan Kelurahan yang memenangkan lomba kebersihan. Dirgahayu Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb.***djebar hakim
|
|
| LAST_UPDATED2 |
Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang karena yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan. (Mario Teguh)








![]() | Hari ini | 227 |
![]() | bulan ini | 2778 |
![]() | Semua hari | 187882 |
| Home |
| Berita |
| Daerah |
| Parlementaria |
| Opini |
| Advertorial |
| Khas Kaltim |
| Redaksi |
| ITe I Inf Tekno |
EDISI 173: 16 Agustus 2010



