|
Berebut Areal Hutan Mangrove |
PDF |
Array Cetak Array |
E-mail |
|
Jumat, 12 Maret 2010 19:44 |
|
Pemkab Bulungan meloloskan investor yang akan mengeruk minyak dan gas bumi di wilayahnya. Masyarakat petambak tak sepakat dengan ganti rugi.
AKSI gontok-gontokan memperebutkan areal tambak yang akan dialihfungsikan menjadi ladang minyak dan gas bumi menuai reaksi keras sejumlah elemen masyarakat. Perseteruannya sendiri terjadi antara pemilik tambak dengan PT Continental Geopetro (CG) dan PT Bureu Of Geofhyscal Prospecting (BGP). Pemilik tambak siap mempertahankan areal tambaknya jangan diobok-obok. Tapi, CG dan BGP tetap akan mencari ladang minyak di areal pertambakan di daerah Bulungan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Tantangan PDAM Ketapang |
PDF |
Array Cetak Array |
E-mail |
|
Jumat, 12 Maret 2010 18:39 |
|
Pelayanan PDAM Ketapang dikeluhkan masyarakat. M Taufik yang baru menjabat dua bulan pun mulai melakukan gebrakan terhadap kinerja BUMD itu.
BELUM maksimalnya pelayanan air bersih yang diterima masyarakat Ketapang, sampai sekarang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) yang lumayan berat bagi BUMD itu. Dengan seabreg persoalan yang ada, PDAM dituntut melakukan pembenahan secara total.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Memburu 37 Pistol Bansos |
PDF |
Array Cetak Array |
E-mail |
|
Jumat, 12 Maret 2010 18:26 |
|
Para tersangka korupsi Bansos Kukar jilid II belum ditahan. Kejati sendiri masih memburu barang bukti berupa 37 pucuk pistol standar TNI yang dibeli para anggota DPRD Kukar periode 2004 – 2009 itu.
KAPAN perkara dugaan korupsi Bansos Kukar jilid II itu mulai disidangkan? Ah, belum diketahui pasti. Kejati Kaltim sendiri yang dipercaya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menangani pelimpahan berkas perkaranya sudah menetapkan tersangkanya. Namun, tiga tersangka itu – Khairuddin, Basran Yunus dan Boyke – belum ditahan. Maklum, penyidik kejaksaan masih mengumpulkan barang bukti berupa 37 buah pistol standar TNI yang dibeli para anggota DPRD Kukar periode 2004 – 2009 lalu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Orang Bisa, Kenapa Saya Tidak? |
PDF |
Array Cetak Array |
E-mail |
|
Jumat, 12 Maret 2010 18:12 |
|
Terinspirasi oleh Megawati Soekarnoputri, Ani Njau maju sebagai calon ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan. Ternyata berhasil.
GAGAL duduk menjadi wakil rakyat pada Pemilu legislatif 2009 tak menyurutkan semangat Ani Njau untuk berkiprah di pentas politik. Baginya, obsesi membesarkan sebuah partai tak harus lewat kursi legislatif. Maka, ketika ia terpilih memegang pucuk pimpinan DPC PDIP Nunukan, seakan ada ruang lapang baginya untuk mengaktualisasikan diri dalam dunia politik. Seperti yang selama ini diidamkannya, mengabdi untuk partai.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Berebut Kuasa di Lamijung |
PDF |
Array Cetak Array |
E-mail |
|
Jumat, 12 Maret 2010 16:36 |
|
Pemkab Nunukan dengan PT Pelindo IV Cabang Nunukan tak sepaham tentang -pemanfaatan Pelabuhan Lamijung. Sampai sekarang mangkrak.
DANA miliaran rupiah yang sudah diserap untuk membangun pelabuhan Lamijung, Nunukan itu seakan sia-sia. Bagaimana tidak, pelabuhan yang sudah rampung sejak tahun 2004 lalu hingga sekarang masih tak jelas pemanfaatannya. Padahal, masyarakat Nunukan sangat membutuhkannya.
Usut punya usut, ternyata ada masalah antara Pemkab dan Pelindo IV Cabang Nunukan untuk mengoprasionalkannya. Belum ada kesepakatan tentang pola pemanfaatan pelabuhan. Walaupun jelas pelabuhan itu dibangun menggunakan APBD dengan tujuan mulia dari Pemkab Nunukan untuk masyarakatnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 143 |