Majalah Bongkar Edisi Web Site

Saturday
Sep 04th
Home Berita Internasional Ilmuwan temukan planet baru
Ilmuwan temukan planet baru PDF  Array Cetak Array  E-mail
Rabu, 28 Oktober 2009 21:38
Para pakar astronomi mengumumkan penemuan sejumlah planet di luar Tata Surya kita.

Ukuran ke 32 "planet luar" beragam mulai dari lima kali lebih besar dari Bumi hingga 5-10 kali lebih besar dari Jupiter.

 

Penemuan itu tercapai dengan mempergunakan satu alat yang sangat sensitif pada teleskop berukuran 3,6m milik Observatori Eropa Selatan di fasilitas La Silla, Chile.

Penemuan ini sangat menarik karena ini berarti sangat banyak planet berukuran kecil di galaksi kita.

"Dari hasil penemuan kami, kita mengetahui setidaknya 40% bintang sejenis matahari memiliki planet berukuran kecil. Ini sangat penting karena berarti planet jenis itu ada di mana-mana," ujar Stephane Udry dari Universitas Jenewa di Swiss.

"Yang sangat menarik adalah model untuk memperkirakan planet itu, dan kami menemukan planet-planet tersebut; dan model yang lebih terinci bisa memperkirakan ada banyak planet berukuran lebih kecil seperti bumi."

Pemilihan ukuran

Dengan penemuan ini sekarang jumlah exoplanet - planet di luar Tata Surya kita - mencapai 400.

Planet tersebut ditemukan dengan mempergunakan serangkaian teknik astronomi dan teleskop, namun kelompok planet terakhir ini ditemukan setelah melalui proses observasi dengan mempergunakan alat spectrometer Harps di La Silla.

Alat pencari Planet berakurasi tinggi ini menerapkan teknik yang kadang disebut sebagai "teknik tidak stabil".

Ini adalah metode pendeteksian tak langsung yang menabrakkan keberadaan planet yang mengorbit dari gravitasi masing-masing sehingga pergerakan satu bintang terbesarnya tampak berdenyut saat bergerak di angkasa.

Ilmu Astronomi saat ini berkembang dengan memanfaatkan kemampuan teknologi yang ada dalam mendeteksi exoplanet, dan sebagian besar yang berhasil ditemukan memiliki ukuran sebesar planet Jupiter dan lebih besar lagi.

Akan tetapi, Harps, berkonsentrasi pada bintang-bintang kecil yang relatif dingin -terkenal dengan sebutan bintang kelas-M - dengan harapan bisa menemukan planet berukuran kecil, yang kemungkinan besar memiliki kemiripan dengan planet berbatu dalam Tata Surya kita.

Dari 28 planet yang memiliki ukurang dibawah ukuran-Bumi 20, kini alat Harps berhasil menemukan 24 - enam berada dalam kelompok yang baru ditemukan ini.

"Ada dua kandidat berukuran lima kali massa-Bumi dan dua berukuran enam kali massa-Bumi," ujar Profesor Udry.

Pendekatan kombinasi

Sebelumnya Harps berhasil menemukan satu benda yang berukuran dua kali massa-Bumi.

Para ilmuwan yakin tidak ada kehidupan di planet-planet tersebut, dan suhu permukaannya diperkirakan sangat tinggi orbitnya sangat dekat dengan bintang utamanya.

Saat mengumumkan koleksi planet baru ini, anggota tim Harps mengatakan akan mengkonfirmasi serangkaian planet baru, berjumlah sama, dalam enam bulan ini.

Tujuan utamanya adalah menemukan satu planet berbatu di salah satu bintang dengan "zona yang bisa ditinggali", dalam orbit dengan suhu yang memungkinkan keberadaan air.

Para ilmuwan yakin penerapan teknologi lebih baru yang lebih sensitif akan membantu mereka menemukan obyek itu dalam beberapa tahun ke depan.

NASA baru-baru ini meluncurkan teleskop Kepler yang diharapkan bisa menemukan planet seukuran bumi dengan mengamati sinar kecil yang muncul dari satu bintang yang terlihat dari bumi.

Untuk mengkategorikan satu planet diperlukan teknik pengamatan berbeda.

Metode "transit" teleskop Kepler mengungkatp diameter satu obyek, namun pengukuran seperti Harps diperlukan untuk memastikan ukurannya.** bbcindo

 

BONGKAR! Magazine on Facebook

Kutipan

 

 

 Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang karena yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan. (Mario Teguh)

Advs

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini186
mod_vvisit_counterbulan ini1201
mod_vvisit_counterSemua hari186305

Polling Cawali dan wawali Samarinda

Siapa pilihan Anda, calon Walikota dan Wawali Samarinda periode 2010-2015?
 

Edisi Cetak

EDISI 173: 16 Agustus 2010

Khas Kaltim





Cerita Khas Johansyah Balham

Aji Raden Serif

Selengkapnya...

 

Buku membongkar gurita cikeas

Download di sini


Cover Edisi 169














Edisi 169: 19 Juli 2010

Cover Edisi 170














Edisi 170:
26 Juli 2010

Cover Edisi 171














Edisi
171: 2 Agustus 2010

Cover Edisi 172














Edisi 172: 2 Agustus 2010

Cover Edisi 173














Edisi 173: 16 Agustus  2010