| Pacaran? Ntar Dulu, deh…! |
|
|
|
| Rabu, 21 Oktober 2009 14:38 | |||
|
PENAMPILANNYA bersahaja, dan gaya bertuturnya cukup santun. Malah, gadis belia yang hobi berlenggak lenggok di atas catwalk ini masih agak malu-malu ketika menjawab pertanyaan wartawan. Itulah Meiditha Risky Riswanda Putri -- akrab disapa Dhita saja -- gadis yang masih duduk di bangku SMP dan sudah memiliki bejibun prestasi di dunia model. Dari 20 event yang pernah ia ikuti, Dhita tak jarang menyabet gelar juara. Bukan mengada-ada, lho! Contohnya dalam event modelling yang digelar Icha Production untuk mengenang mendiang ‘Rocker Sejagat’ Michael Jackson di Hotel MJ, Samarinda. Hari Sabtu itu, 10 Oktober 2009, Dhita memang tak tanggung-tanggung menyabet gelar juara umum dengan tiga kategori lomba. Satu prestasi yang membanggakan, walau eventnya sendiri masih tingkat lokalan. Apa komentarnya doal dunia model? “Saya aktif di model berkat dorongan orang tua dan teman-teman,” aku Dhita. Sore itu, ia yang disambangi wartawan memang tampak cantik dan elegan dengan balutan gaun hitam putihnya. Maklum, salah satu tema lomba itu memang dominan dengan warna black and white. Penampilannya semakin klop dengan dandanan rambut bergulung di atas kepala yang terkesan unik. Sambil menunggu sesi pemotretan, Dhita meluangkan waktu berbincang dengan BONGKAR! Layaknya seperti ABG (anak baru gede) lainnya, Dhita mengaku mengisi waktu senggangnya dengan menekuni hobi yang disenanginya. Ia menyenangi renang dan fashion. Masih memusatkan kepada pelajaran. ”Saya masih fokus belajar. Soal pacaran ntar dulu deh,” celetuknya saat disinggung tentang pacar. Dhita mengaku sering terjun di berbagai ajang modelling yang digelar modelling agency, event organizer mau pun rumah produksi di Samarinda atau Kaltim umumnya yang melahirkan bibit-bibit model. Sebutlah artis yang telah eksis, Jefri, yang berperan sebagai ustadz dalam serial Lorong Waktu. Begitu pula Grace Joselini Corlesa Setiawan, gadis Samarinda, finalis Putri Indonesia 2009, yang namanya sudah mengharumkan Kaltim. Bukan mustahil, nasib Dhita dan teman-temannya akan menyusul Grace. Event yang diselenggarakan Icha Production itu mendapat sambutan antusias warga. Tercatat sedikitnya 80 peserta dari Kaltim yang ambil bagian. ”Event ini untuk mencari dan mengembangkan bakat anak-anak muda Kaltim di bidang modelling sekaligus memperingati memorial mendiang Michael Jackson,” ungkap Astuti, ketua penyelenggara sekaligus owner Icha Production. Event ini sempat disambut hujan yang mengguyur kota Samarinda sejak pagi. Tapi, tak menyurutkan kemeriahan acara pemilihan busana casual fanky black and white, fotogenik wajah oriental 2009 dan body contest 2009 ini. Event ini benar-benar dipenuhi para kontestan dari beragam usia. Rupa-rupa penampilan mereka. Maklum, kategori lomba memang variatif. Kategori A, peserta usia 3 sampai 7 tahun, kategori B, usia 8 sampai 12 tahun dan kategori C, usia 13 sampai 25 tahun. “Melalui kegiatan ini diharapkan akan melahirkan bibit-bibit modelling dari Kaltim yang akan mampu bersaing di tingkat nasional,” timpal Astuti dengan nada ceria. Warga Jalan Jelawat, Gang 4 No 8, Samarinda itu menyatakan, peserta yang meramaikan lomba berasal dari Sangatta, Tenggarong dan Samarinda dengan memperebutkan hadiah senilai Rp 40 juta. Icha Production sendiri tergolong piawai menggelar event-eventnya. Sebelumnya, event serupa dengan tema yang berbeda pernah digelar di Swiss Bell Hotel dan Hotel Grand Victoria, Samarinda. Dan, Dhita sendiri hari itu meraup semua kategori yang dilombakan dengan gelar juara the best of the best. “Saya berharap dengan ikut event seperti ini bisa mengembangkan karir hingga ke tingkat nasional,” ucap gadis kelahiran Samarinda, 28 Mei 1996 dengan cerah ceria. Semoga! *yon ntebua
Biodata : Nama : Meiditha Risky Riswanda Putri Pangilan : Ditha Ttl : Samarinda, 28 Mei 1996 Hoby : Renang dan modeling Sekolah : SMP negeri 4 samarinda Warna favorit : hitam dan putih Anak dari : Marwan dan Sri Endang Susanti (swasta) No. HP : 085246947996
|
Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang karena yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan. (Mario Teguh)








![]() | Hari ini | 242 |
![]() | bulan ini | 2793 |
![]() | Semua hari | 187898 |
| Home |
| Berita |
| Daerah |
| Parlementaria |
| Opini |
| Advertorial |
| Khas Kaltim |
| Redaksi |
| ITe I Inf Tekno |
EDISI 173: 16 Agustus 2010



