Majalah Bongkar Edisi Web Site

Friday
Mar 12th
Home Parlementaria DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Dampak Tambang Rajai Pengaduan di Dewan PDF  Array Cetak Array  E-mail
Kamis, 28 Mei 2009 14:45
Lagi-lagi warga mengeluhkan aktifitas pertambangan di kota Samarinda. Kali ini giliran warga Loa Bakung yang meminta pertanggungjawaban dari perusahaan tambang, karena pemukiman mereka dibanjiri lumpur disaat hujan.
Selanjutnya...
 
Listrik Dulu Baru Promo PDF  Array Cetak Array  E-mail
Rabu, 24 Desember 2008 11:12
Selain mengkritisi penyertaan modal untuk Perusda Melati Bhaktu Setya dan Perusda Perkebunan, Fraksi Patriot Kebangkitan Bangsa (PKB) juga arah kebijakan investasi Kaltim yang mengandalkan promosi daerah.

WARIS Husain, juru bicara Fraksi PKB mengatakan, arah kebijakan investasi Kaltim perlu juga dicermati agar tidak membuang-buang uang dalam hal menggaet investor. Sebab umumnya tiap daerah mengandalkan promosi mengenai potensi yang ada ke manacanegara dan menelan biaya besar.

Selanjutnya...
 
Waspada Pengaruh Resesi pada APBD 2009 PDF  Array Cetak Array  E-mail
Rabu, 24 Desember 2008 09:50
Krisis global yang melanda dunia, dipastikan memberikan pengaruh pula pada keuangan di daerah. Bagaimana nasib APBD 2009 yang telah diketuk?

SALAH satu yang menjadi sorotan adalah penyertaan modal dari APBD Kaltim untuk Perusda Melati Bhakti Satya. Sebab kalau salah dalam mengkalkulasi, penyertaan modal bakal sia-sia.

Waris Husain selaku Juru Bicara Fraksi Patriot Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan, sebelum penyertaan modal dari APBD digulirkan, ada baiknya mengkalkulasi lebih dalam lagi mengenai usaha yang akan diberikan modal.

Selanjutnya...
 
Atasi Listrik Kaltim, Pakai Nuklir? PDF  Array Cetak Array  E-mail
Jumat, 12 Desember 2008 12:06
Ada dua solusi untuk mengatasi kebutuhan listrik nasional, termasuk juga Kalimantan Timur yang selalu mengalami byarpet. Yang pertama adalah mengoptimalkan pembangkit listrik dengan batubara dan yang kedua; nuklir.

 

BEGITU mendengar kata nuklir, seorang anggota DPRD Kaltim di Karang Paci, langsung melotot. Dengan tangkas tangannya diayun di depan wajahnya tanda ia tidak setuju. ”Ah, jangan nuklir lah, berbahaya,” kata anggota dewan itu, dalam sebuah perbincangan lepas tentang kondisi listrik di daerah ini.

Pro dan kontra soal nuklir sebagai energi alternatif masa depan memang masih bergulir. Tidak hanya di kalangan anggota dewan, bahkan para petinggi negeri ini juga masih tak kompak jika harus memilih alternatif energi itu. Ditambah sudah tertanamnya image buruk tentang nuklir, sehingga begitu disebut kata nuklir maka yang muncul secara spontan adalah penolakan.

Seperti anggota DPRD Kaltim itu, saat ditanyak apa yang menyebabkan ia menolak kalau Kaltim menggunakan nuklir, ia tak bisa menjawab lebih detil kecuali hanya menyebutkan kejadian mengerikan yang pernah dialami Chernobyl Rusia tahun 1986. Lalu, yang terbayang adalah tubuh-tubuh manusia yang terkena radiasi. Wajah yang koyak-koyak karena tersiram cairan kimia dan manusia cacat lainnya.

Selanjutnya...
 
Mahulu Tak Akal-akalan PDF  Array Cetak Array  E-mail
Jumat, 12 Desember 2008 11:45
Ribut  ‘kolong maut’ jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) diseriusi oleh  Komisi III DPRD Kaltim. Mereka terus memantau penyelesaian proyek itu.

PROYEK  jembatan Mahulu seolah membuat penasaran para  wakil rakyat Kaltim di Karangpaci, Samarinda. Tak hanya disebabkan penyelesaian pekerjaannya yang  memang molor, melainkan pondasi jembatan itu yang selalu diancam ditabrak oleh ponton-ponton angkutan batubara. 

Sepanjang 2008 ini, misalnya, tercatat sudah tiga kali tiang pondasi  Mahulu ditabrak ponton angkutan batubara. Ironisnya, tiga pengusaha  pelayaran yang dikontrak pengusaha tambang batubara itu seolah tidak tahu diri. Tak kunjung menyelesaikan ganti rugi kerusakan yang totalnya mencapai Rp 39 miliar.  Padahal, mereka sudah meraup keuntungan berlipat-lipat ganda.

Ada apa ini? Haruskah mereka ‘dijewer’ ataukah Pemprov yang tidak punya ketegasan  dan keberanian menyelesaikan ganti ruginya?  ‘’Saya melihat, Pemprov tidak tegas. Artinya, kalau sudah ada perjanjian dengan mereka, maka Pemprov harus tegas melakukan penagihan. Kalau memang ada unsur perbuatan melawan hukum misalnya mengingkari perjanjian yang sudah disepakati, ya perkarakan saja mereka ke pengadilan,’’ ucap praktisi hukum kawakan, Agustinus. (BONGKAR!, Edisi 91, 18 – 24 November 2008, halaman 10).   

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 3
 

BONGKAR! Magazine on Facebook

RSS Feed

feed-image Berita RSS

Kutipan

 

 

 Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang karena yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan. (Mario Teguh)

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini76
mod_vvisit_counterbulan ini2868
mod_vvisit_counterSemua hari131199

Polling Wakil Walikota

Wakil Walikota Samarinda 2010-2015 Pilihan Anda?
 

Edisi Cetak

EDISI 150: 22 Pebruari 2010

Khas Kaltim





Cerita Khas Johansyah Balham

Aji Raden Serif

Selengkapnya...

 

Buku membongkar gurita cikeas

Download di sini


Cover Edisi 146














Edisi 146: 22 Januari 2010

Cover Edisi 147














Edisi 147: 1 Pebruarii 2010

Cover Edisi 148














Edisi
148: 8 Pebruari 2010

Cover Edisi 149














Edisi 149: 15 Februari  2010

Cover Edisi 150














Edisi 150: 22 Februari 2010